8logue logo

Vol. 30

Rabu, 8 September 2010

Inikah Formasi Ideal Benitez?

Evaluasi atas formasi yang digunakan Rafa Benitez di tiga pertandingan terakhir. Poin sempurna berhasil diraih, tapi inikah formasi terkuat yang dimiliki Liverpool? Bagaimana dengan rotasi pemain yang selama ini identik dengan seorang Rafa Benitez?

Permalink: #

Ditulis pada: 03 March 2008

Komentar: 1

Tag: , ,

feeds reader feeds icon RSS Text

Baca juga...

Tips: Memilih Sepatu Futsal

Beberapa tips singkat yang mungkin dapat membantu kita semua untuk memilih sepatu futsal yang kita idamkan.

Liverpool: Past, Present, Future

Rangkuman dari time-line singkat Liverpool FC sebagai sebuah klub diantara era Rafa Benitez, Roy Hodgson dan harapan di masa mendatang ketika pemilik baru sudah didapatkan…

(Liverpool x Arsenal)³

Hasil undian babak perempat final UEFA Champions League menghadapkan Liverpool dengan tim sesama Inggris asal kota London, Arsenal. Apa yang menarik dari hasil undian ini?…

Merah Memang Lebih Jago!

“RED makes you go faster, higher and stronger…” Itu kata Professor Martin Attrill lho, berdasar penelitiannya dari data yang diteliti sejak PD II. Dan kesimpulannya ya…

Misteri 00:59:30 XL Bebas

Perang tarif murah berbagai operator telekomunikasi di Indonesia semakin panas. Bermacam variasi tarif ditawarkan dengan iming-iming harga paling murah dibanding pesaingnya. Apakah benar demikian atau…

Liverpool Pindah Tangan?

Bagaimana perkembangan berita seputar rencana penjualan saham Liverpool FC kepada DIC oleh duet pemilik saat ini, George Gillet dan Tom Hicks? Apakah benar Liverpool akan kembali…

Sepatu Futsal Baru

Sepatu Adidas Pulsado (Beckham) gue akhirnya dipensiunkan juga, walopun kulitnya masih bisa dibilang bagus tapi sol-nya sudah sangat mengkhawatirkan kalo masih dipake buat lari &…

'Hebat'nya Ketum PSSI

Mau dibawa kemana persepakbolaan Indonesia kalau sikap sang Ketua Umumnya saja seperti ini…

Setelah disingkirkan Barnsley pada ajang Piala FA, Rafa Benitez mengambil sikap untuk meninggalkan sejenak pola rotasi pemain yang ia gunakan pada pertandingan sebelum-sebelumnya. Memang tidak sepenuhnya ditinggalkan tetapi tidak terlalu ekstrim seperti yang ia lakukan di waktu lalu.
Dari tiga pertandingan terakhir kita dapat melihat kerangka tim Liverpool yang ada di benak Rafa yaitu, Jose Reina di bawah mistar, didukung Sami Hyypia/Jamie Carragher/Martin Skrtel sebagai bek tengah, Fabio Aurelio di bek kiri, Steve Finnan/Alvaro Arbeloa di bek kanan. Di tengah Javier Mascherano ditemani Lucas Leiva/Xabi Alonso, Steven Gerrard dengan posisi yang fleksibel, lalu Ryan Babel di sayap kiri. Di barisan depan Dirk Kuyt yang ditempatkan agak ke kanan menemani Fernando Torres sebagai striker.

Pola yang dipakai tampak seperti 442 tetapi saat di lapangan pola ini sangat fleksibel dan dapat berubah menjadi 433. Inilah yang menyebabkan mengapa posisi di bek kiri diberikan pada Aurelio, dengan pola 433 dibutuhkan seorang bek sayap yang mobile untuk dapat membantu penyerangan dan memberikan crossing ke jantung pertahanan lawan, dan Aurelio memiliki kemampuan itu dimana umpan-umpannya dianggap lebih baik daripada John Arne Riise. Hal ini juga berlaku untuk Finnan di kanan. Di tengah Mascherano adalah kunci utama pemutus serangan lawan, walaupun posturnya tergolong kecil tapi daya jelajah dan kemampuan bertahannya yang sangat baik menjadi andalan untuk menguasai sektor tengah. Di posisi tengah ini banyak variasi yg bisa diterapkan, saat Lucas bermain ia akan berposisi sejajar Gerrard di depan Mascherano, sedangkan ketika Alonso diturunkan Gerrard akan berada didepan Mascherano dan Alonso, dengan kata lain Alonso lah yang sejajar dengan Mascherano. Hal ini dikarenakan Alonso memiliki kemampuan bertahan yang hampir sama baik dengan Mascherano sedangkan Lucas lebih memiliki kemampuan dalam menyerang, keduanya adalah pengatur serangan/pembagi bola bagi rekannya di depan.
Banyak yang mengira ketika Alonso dipasang bersama Mascherano di tengah posisi Gerrard bergeser ke sayap kanan seperti musim-musim lalu, tetapi bila diperhatikan tidaklah demikian, dengan adanya Babel dan Kuyt hal ini bisa dihindari dan Gerrard dapat bebas bergerak di sektor tengah untuk membantu pemain di depannya atau menusuk ke dalam kotak penalti.
Pola ini sebenarnya sudah diterapkan Rafa sejak awal tapi saat itu tidak ada Babel dan Kuyt yang mampu bermain cukup baik di sektor sayap. Mungkin kita masih ingat bagaimana Kewell, Bellamy dan Cisse ketika ditempatkan di posisi-posisi tersebut.
Hasil dari pola ini menjadi lebih baik ketika saat ini Liverpool memiliki seorang Torres, kemampuannya sudah terbukti dengan raihan gol di musim perdananya.

Dari ulasan diatas kita bisa lebih memahami taktik yang diterapkan Rafa untuk Liverpool. Pola permainan dengan menusuk dari sayap untuk menarik pertahanan lawan sehingga membuka pertahanan di depan gawang untuk dimanfaatkan striker dan pemain-pemain tengahnya. Hal ini menjawab keinginan Rafa untuk memboyong Gabriel Heinze di awal musim ketika Aurelio terus menerus dihantui cedera.
Pemain yang dipilih pun dituntut memiliki mobilitas yang tinggi, dan ini adalah penyebab Dirk Kuyt selalu jadi pilihan di depan, meskipun duet Torres-Crouch memiliki statistik yang lebih baik.
Kepercayaan Rafa pada Mascherano pun berbuah, dimana ia lebih merelakan Sissoko untuk pergi dan menggunakan uang hasil penjualannya ke Juventus untuk membeli Mascherano yang harganya hampir sama dengan Torres.

Lalu bagaimana dengan pemain-pemain lain yang sekarang jarang dimainkan?
Mereka tetap penting karena pola dasar Rafa ini tidak selalu cocok untuk tiap pertandingan, dan mereka akan menjadi pilihan ketika saatnya dibutuhkan. Lihatlah Pennant dan Crouch ketika melawan Inter Milan di UCL kehadiran kedua pemain ini mampu membuka kebuntuan.
Dan mereka tetap dibutuhkan Liverpool untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan, karena Rafa adalah orang yang banyak memiliki ide untuk merubah taktik ketika timnya mengalami kesulitan di lapangan.
Dan untungnya hal ini dapat dimengerti oleh mereka, tergambar dari antusiasme Peter Crouch untuk memperpanjang kontraknya di Liverpool.

Komentar

  • tahun depan liverpool harus bisa membawa piala PRIEMER LEAGUE,FA,CARLING,DAN CHAMPIONS

    # @ 02 June 2010, 15:51
    mhd tio

Komentar Anda?


* Nama dan e-mail wajib diisi.
E-mail anda tidak akan ditampilkan ke publik.

hint: _emphasis_ *strong* __italic__ **bold** -deleted text-

© 2006-2010 | 8logue | blogue.thelapan.com | RSS